<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kadek Bagus Official Site &#187; networking</title>
	<atom:link href="http://www.kadekbagus.com/category/networking/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kadekbagus.com</link>
	<description>Membahas teknologi informasi, Programming, Networking, Database, dll</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 10:01:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Memantau koneksi jaringan dengan netstat</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/memantau-koneksi-jaringan-dengan-netstat.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/memantau-koneksi-jaringan-dengan-netstat.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 18:18:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Netstat (network statistics) adalah program berbasis teks yang berfungsi untuk memantau koneksi jaringan pada suatu komputer, baik itu jaringan lokal (LAN) maupun jaringan internet. Kapan saya membutuhkan netstat? misalkan suatu ketika anda sedang internetan kemudian tiba tiba koneksi menjadi sangat lambat dan anda mencurigai ada program di komputer anda yang jadi penyebabnya. Jika hal itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-452" title="Memantau koneksi jaringan dengan netstat" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/03/networks.jpg" alt="Memantau koneksi jaringan dengan netstat" width="104" height="108" /></p>
<p style="text-align: justify;">Netstat <strong>(net</strong>work <strong>stat</strong>istics) adalah program berbasis teks yang berfungsi untuk memantau koneksi jaringan pada suatu komputer, baik itu jaringan lokal (LAN) maupun jaringan internet.</p>
<p style="text-align: justify;">Kapan saya membutuhkan netstat? misalkan suatu ketika anda sedang internetan kemudian tiba tiba koneksi menjadi sangat lambat dan anda mencurigai ada program di komputer anda yang jadi penyebabnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika hal itu yang anda alami maka anda perlu memanggil program netstat untuk melakukan pengecekan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-450"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Cara menggunakan netstat di windows</span></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memanggil netstat pertama buka dulu command prompt di windows, caranya klik Start&gt; All Programs&gt; Accessories&gt; Command Prompt atau Start&gt; Run&gt; ketik cmd lalu Ok.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang pada command prompt ketikan <strong>netstat </strong>(tekan enter) maka akan ditampilkan koneksi jaringan yang sedang berlangsung pada saat itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh berikut ini adalah koneksi jaringan di komputer saya</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Active Connections</strong></p>
<p><strong>Proto  Local Address          Foreign Address        State<br />
TCP    fatality:1772          cg-in-f100.google.com:http  ESTABLISHED<br />
TCP    fatality:1773          74.125.153.99:http     ESTABLISHED<br />
TCP    fatality:1774          74.125.153.103:http    ESTABLISHED<br />
TCP    fatality:1775          74.125.153.113:http    ESTABLISHED<br />
TCP    fatality:1042          localhost:25377        ESTABLISHED<br />
TCP    fatality:1043          localhost:1044         ESTABLISHED<br />
TCP    fatality:1044          localhost:1043         ESTABLISHED<br />
TCP    fatality:1046          localhost:1047         ESTABLISHED<br />
TCP    fatality:1047          localhost:1046         ESTABLISHED<br />
TCP    fatality:25377         localhost:1042         ESTABLISHED</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini keterangan dari output netstat diatas :</p>
<ol>
<li><strong>Proto</strong>. Kolom proto menunjukan jenis protokol yang dipakai bisa TCP atau UDP.</li>
<li><strong>Local Address</strong>. Kolom ini menjelaskan alamat dan nomor port yang ada di komputer anda yang mana saat itu sedang aktif melakukan koneksi. Contoh diatas fatality adalah nama host dari komputer saya dan 1772 adalah nomor port di komputer saya yang sedang melakukan koneksi.</li>
<li><strong>Foreign Address</strong>. Kolom ini menunjukan koneksi yang dituju oleh local address beserta nomor portnya. Contoh diatas saya sedang menghubungi server google melalui http (port 80) yang artinya saya sedang browsing google.</li>
<li><strong>State</strong>. Kolom ini menunjukan status dari koneksi yang sedang terjadi. ESTABLISED artinya sudah terhubung dengan komputer lain dan siap mengirimkan data.</li>
</ol>
<p>State yang mungkin terjadi :</p>
<ol>
<li>LISTENING -&gt; siap untuk melakukan koneksi</li>
<li>SYN_SENT -&gt; mengirimkan paket SYN</li>
<li>SYN_RECEIVED -&gt; menerima paket SYN</li>
<li>ESTABLISHED -&gt; koneksi terjadi dan siap mengirimkan data</li>
<li>TIME_WAIT -&gt; sedang menunggu koneksi</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Masih ada state TCP yang lain seperti FIN_WAIT_1, FIN_WAIT_2, CLOSE_WAIT, LAST_ACK dll untuk lebih jelasnya anda bisa baca buku yang membahas tentang TCP/IP</p>
<p style="text-align: justify;">Yang perlu diperhatikan jika muncul state SYN_SENT dalam jumlah yang banyak dan terus menerus, efeknya koneksi internet anda menjadi sangat lambat.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini bisa disebabkan karena pada komputer anda terdapat malware entah itu virus, trojan atau worm yang berusaha melakukan koneksi ke internet.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini parameter lain yang bisa anda gunakan untuk perintah netstat.</p>
<ol>
<li>netstat -a , menampilkan semua koneksi baik yang listening maupun yang tidak</li>
<li>netstat -e, menampilkan statistik paket yang dikirim dan yang diterima</li>
<li>netstat -n, menampilkan alamat dan port dalam bentuk numerik</li>
<li>netstat -o, menampilkan PID (Process ID) untuk setiap koneksi</li>
<li>netstat -s, menampilkan statistik per protokol</li>
<li>netstat -r, menampilkan routing table</li>
<li>netstat -p protokol, menampilkan statistik berdasarkan protokol tertentu</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dengan netstat anda juga bisa menampilkan program mana saja (*.exe) yang sedang aktif melakukan koneksi ke internet, berikut ini perintahnya</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>netstat -b 5 </strong></p>
<p style="text-align: justify;">perintah diatas akan ditampilkan setiap 5 detik, untuk mengakhirinya tekan CTRL+C. Bagi anda yang senang dengan catatan atau log, anda juga bisa memberi perintah kepada netstat untuk mencatat statistik koneksi ke dalam file teks. Berikut ini perintahnya :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>netstat -b 5 &gt; c:/koneksi.txt</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perintah diatas akan mencatat statistik ke file koneksi.txt setiap 5 detik.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Cara menggunakan netstat di linux</span></p>
<p style="text-align: justify;">Menjalankan program netstat di linux kurang lebih sama seperti di windows, hanya saja ada beberapa parameter yang berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini beberapa parameter untuk perintah netstat di linux</p>
<ol>
<li>netstat -a , menampilkan semua koneksi baik yang listening maupun yang tidak</li>
<li>netstat -l , menampilkan semua koneksi yang listening saja</li>
<li>netstat -s , menampilkan statistik per protokol</li>
<li>netstat -n , menampilkan dalam bentuk numerik</li>
<li>netstat -o , menampilkan timer</li>
<li>netstat -g , menampilkan berdasarkan group membership</li>
<li>netstat -i , menampilkan tabel network interface</li>
<li>netstat -I&lt;interface&gt; , menampilkan network interface tertentu misal netstat -Ieth0</li>
<li>netstat -p , menampilkan PID atau program yang sedang melakukan koneksi</li>
<li>netstat -M, menampilkan IP masquerade</li>
</ol>
<p>Untuk lebih jelasnya anda bisa melihat manual dari program netstat ini dengan cara mengetikan perintah :</p>
<p><strong>man netstat</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perlu diingat linux bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan huruf kecil dianggap berbeda. Jadi perintah netstat -n dengan netstat -N itu berbeda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/memantau-koneksi-jaringan-dengan-netstat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyalain komputer lewat jaringan</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/nyalain-komputer-lewat-jaringan.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/nyalain-komputer-lewat-jaringan.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 09:22:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[networking]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>
		<category><![CDATA[wake on LAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=387</guid>
		<description><![CDATA[Nyalain komputer dengan cara pencet tombol power di PC itu sudah biasa, tapi kalau nyalain komputer secara remote menggunakan komputer lain di jaringan, ini baru nggak biasa. Apa bisa? bisa donk, karena pada jaringan kabel (LAN) terdapat fasilitas yang dinamakan Wake-on-LAN atau sering disingkat WOL. Bagaimana caranya? pertama download dulu software fusion WOL disini (gratis). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-405" title="Nyalain komputer lewat jaringan" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/03/windows-logo.gif" alt="Nyalain komputer lewat jaringan" width="50" height="50" /></p>
<p style="text-align: justify;">Nyalain komputer dengan cara pencet tombol power di PC itu sudah biasa, tapi kalau nyalain komputer secara remote menggunakan komputer lain di jaringan, ini baru nggak biasa.  <img src='http://www.kadekbagus.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Apa bisa? bisa donk, karena pada jaringan kabel (LAN) terdapat fasilitas yang dinamakan <strong>Wake-on-LAN</strong> atau sering disingkat WOL.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-387"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana caranya? pertama download dulu software <strong>fusion WOL</strong> <a href="http://www.fusion-online.com.ar/en/products/wol/" target="_blank">disini</a> (gratis). Dengan software inilah anda bisa menghidupkan komputer lain di jaringan secara remote.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti inilah tampilan software fusion WOL</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-418" title="Nyalain komputer lewat jaringan" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/03/fusion_wol-300x278.jpg" alt="Nyalain komputer lewat jaringan" width="210" height="195" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Cara menghidupkan komputer lain di jaringan (kompie target)</span></p>
<p style="text-align: justify;">Lihat pada bagian &#8220;Main&#8221; disini anda diminta untuk mengisikan IP address dan MAC address dari komputer target (untuk isian password di kosongkan saja), setelah itu klik tombol &#8220;Turn on PC&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Simsalabim&#8230;dalam hitungan detik komputer target akan nyala sendiri. Ajaib ya?</p>
<p style="text-align: justify;">Jika belum berhasil, coba cek pada settingan bios komputer target apakah fasilitas Wake-on-LAN sudah enable atau belum.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai catatan komputer target harus dalam keadaan mati tetapi kabel power (listrik) dan kabel jaringan masih dicolokan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Cara mendapatkan MAC address</span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada bagian &#8220;Main&#8221; isikan IP address komputer target lalu klik tombol &#8220;Get MAC&#8221;. Komputer target harus dalam keadaan hidup.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Cara mengecek status komputer target</span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada bagian &#8220;Utilities&#8221; isikan IP address komputer target lalu klik tombol &#8220;Check&#8221;. Bisa juga dengan menggunakan perintah PING di command prompt.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/nyalain-komputer-lewat-jaringan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meremote windows XP dari Linux</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/meremote-windows-xp-dari-linux.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/meremote-windows-xp-dari-linux.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 05:41:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Masih seputar remote desktop, kalau pada artikel sebelumnya saya menjelaskan cara melakukan remote desktop dari mesin windows XP sebagai host-nya dan clientnya juga windows XP. Nah, sekarang bagaimana kalau komputer clientnya menggunakan mesin linux&#8230;.apakah bisa? Ternyata bisa, di linux terdapat software client untuk melakukan remote desktop. Jadi sekarang anda bisa mengendalikan mesin windows XP jarak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-167" title="Meremote windows XP dari Linux" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/tux_logo.png" alt="Meremote windows XP dari Linux" width="109" height="119" /></p>
<p style="text-align: justify;">Masih seputar remote desktop, kalau pada artikel sebelumnya saya menjelaskan cara melakukan remote desktop dari mesin windows XP sebagai host-nya dan clientnya juga windows XP. Nah, sekarang bagaimana kalau komputer clientnya menggunakan mesin linux&#8230;.apakah bisa?</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-166"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata bisa, di linux terdapat software client untuk melakukan remote desktop. Jadi sekarang anda bisa mengendalikan mesin windows XP jarak jauh dengan linux.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebetulan saya menggunakan linux Ubuntu 7.10 , lho bukannya sekarang udah ada versi terbaru Ubuntu 8.10? maklum saya belum punya repository Ubuntu 8.10&#8230;.jadi males pakenya, mending yang 7.10 aja.</p>
<p style="text-align: justify;">Nggak masalah versi mana yang dipakai, yang penting untuk percobaan kali ini butuh program di linux yang namanya <strong>Terminal Server Client</strong>. Dengan program ini anda bisa login ke mesin windows XP yang sudah remote desktop enabled.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah pertama siapkan dulu mesin windows XP yang fitur remote desktopnya sudah aktif berserta user account yang diperbolehkan untuk melakukan remote (baca artikel sebelumnya).</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian dari mesin linux jalankan program Terminal Server Client, caranya buka menu Applications &gt; Internet &gt; Terminal Server Client.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti ini tampilan program Terminal Server Client di Ubuntu</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-168" title="Terminal Server Client" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/terminal_server_client-227x300.png" alt="Terminal Server Client" width="227" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">Cara memakainya sama saja seperti ketika menggunakan mesin windows sebagai client, pada isian <em>Computer</em> ketikan alamat IP komputer host (komputer yang hendak di-remote).</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian pada isian <em>Protocol</em> pilih <em>RDP</em> atau <em>RDP v5</em>, isikan username lalu klik tombol connect. Maka akan muncul jendela login yang meminta password, isi password lalu klik Ok. Jika benar, sekarang anda sudah terhubung dengan komputer host.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa itu <em>RDP</em> ? RDP singkatan dari <strong>Remote Desktop Protocol</strong>. Sebuah protocol standar yang dibuat microsoft untuk program Remote Desktop Connection.</p>
<p style="text-align: justify;">Bedanya <strong>RDP</strong> dan <strong>RDP v5</strong> ? RDP digunakan untuk meremote sistem windows 2000 kebawah, sedangkan RDP v5 untuk windows XP dan versi windows selanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebetulnya selain linux sistem operasi lain juga bisa dijadikan client, seperti Mac Os, Unix,  bahkan windows versi lama seperti windows 98,95 bisa juga dijadikan client untuk remote desktop. Hebat ya..???</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/meremote-windows-xp-dari-linux.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Remote desktop di windows XP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/remote-desktop-di-windows-xp.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/remote-desktop-di-windows-xp.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 19:49:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[networking]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>
		<category><![CDATA[remote desktop]]></category>
		<category><![CDATA[remote login]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Di windows XP terdapat fasilitas yang dinamakan Remote Desktop Connection. Apa kegunaannya? fasilitas ini berfungsi untuk mengendalikan komputer yang berada di jaringan, seolah olah komputer yang dikendalikan tersebut berada satu komputer dengan komputer yang sedang anda gunakan. Prinsipnya mirip seperti trojan pada jaman dulu, dimana anda bisa mengendalikan komputer jarak jauh, tetapi bedanya dengan trojan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-161" title="Remote Desktop" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/remote1.jpg" alt="Remote Desktop Logo" width="89" height="89" /></p>
<p style="text-align: justify;">Di windows XP terdapat fasilitas yang dinamakan <strong>Remote Desktop Connection</strong>. Apa kegunaannya?  fasilitas ini berfungsi untuk mengendalikan komputer yang berada di jaringan, seolah olah komputer yang dikendalikan tersebut berada satu komputer dengan komputer yang sedang anda gunakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsipnya mirip seperti trojan pada jaman dulu, dimana anda bisa mengendalikan komputer jarak jauh, tetapi bedanya dengan trojan anda harus mempunyai account yang sah pada komputer yang hendak anda remote.</p>
<p style="text-align: justify;">Software semacam ini sering disebut <strong>software remote control</strong>, selain Remote Desktop Connection bawaan windows masih banyak software remote control lainnya antara lain Radmin, RealVNC, TightVNC, UltraVNC, pcAnywhere, dan lain lain. Pada artikel ini saya akan menjelaskan cara menggunakan Remote Desktop Connection di windows XP.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-160"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menjalankan Remote Desktop, pada komputer host (komputer yang hendak di-remote) perlu disetting terlebih dahulu, berikut ini langkah langkahnya :</p>
<ol>
<li>buka <strong>Control Panel</strong> (Category View)</li>
<li>pilih <strong>Performance and Maintenance</strong></li>
<li>pilih <strong>System</strong></li>
<li>maka akan muncul <strong>System Properties</strong></li>
<li>klik tab <strong>Remote</strong></li>
<li>lihat bagian <strong>Remote Desktop</strong></li>
<li>lalu centang <strong>Allow users to connect remotely to this computer</strong></li>
<li>klik <strong>Apply</strong> lalu <strong>Ok</strong></li>
</ol>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-163" title="Remote Desktop" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/remote_desktop-256x300.jpg" alt="Remote Desktop" width="256" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">Perlu diingat anda membutuhkan sebuah user account (beserta passwordnya) pada komputer host untuk bisa me-remote komputer tersebut dari komputer client. Untuk menambahkan user yang diizinkan melakukan remote, klik tombol <strong>Select Remote Users</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, sekarang pada computer client anda bisa login untuk mengendalikan komputer host. Caranya buka menu Start &gt; All Programs &gt; Accessories &gt; Communications &gt; Remote Desktop Connection. Maka akan muncul tampilan berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-164" title="remote2" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/remote2-260x300.jpg" alt="Remote Desktop" width="260" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">Disini anda wajib mengisi alamat IP komputer host, username dan password account anda. Pada isian domain anda bisa mengisikan nama komputer host, tetapi isian ini boleh dikosongkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda menggunakan jaringan kabel LAN, klik tab<strong> Experience</strong> lalu centang bagian <strong>Desktop background </strong>supaya background dari komputer yang diremote bisa muncul.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memulai koneksi klik tombol <strong>Connect</strong>, jika semuanya lancar maka seharusnya desktop komputer host akan muncul dihadapan anda sekarang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/remote-desktop-di-windows-xp.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sharing koneksi internet di windows XP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/sharing-koneksi-internet-di-windows-xp.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/sharing-koneksi-internet-di-windows-xp.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 06:45:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[networking]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>
		<category><![CDATA[internet connection]]></category>
		<category><![CDATA[internet sharing]]></category>
		<category><![CDATA[koneksi intenet]]></category>
		<category><![CDATA[network]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kemaren belajar tentang sharing file/data di windows. Nah, sekarang saatnya belajar gimana caranya membagi koneksi internet ke komputer lain di jaringan. Tujuannya supaya komputer lain bisa internetan juga. Bagaimana langkah langkah sharing koneksi internet di windows XP? saya akan bahas tuntas pada tulisan berikut ini. Pada komputer yang terhubung langsung dengan internet (komputer yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-156" title="internet" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/internet.gif" alt="" width="95" height="101" /></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah kemaren belajar tentang sharing file/data di windows. Nah, sekarang saatnya belajar gimana caranya membagi koneksi internet ke komputer lain di jaringan. Tujuannya supaya komputer lain bisa internetan juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana langkah langkah <strong>sharing koneksi internet</strong> di windows XP? saya akan bahas tuntas pada tulisan berikut ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-155"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada komputer yang terhubung langsung dengan internet (komputer yang menjadi gateway), lakukan setting sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>buka <strong>Control Panel </strong>&gt; <strong>Network and Internet Connections</strong> &gt; <strong>Network Connections</strong>.</li>
<li>pilih koneksi yang anda gunakan untuk mengakses internet (modem yang anda pakai), lalu klik kanan &gt; <strong>Properties.</strong></li>
<li>pilih tab <strong>Advanced</strong></li>
<li>lihat bagian <strong>Internet Connection Sharing</strong></li>
<li>centang bagian <strong>Allow other network users to connect through this computer&#8217;s Internet connection</strong>. Untuk mengaktifkan Internet Connection Sharing.</li>
<li>centang bagian <strong>Allow other network users to control or disable the shared Internet connection</strong>. Jika anda mengizinkan komputer lain untuk mengendalikan koneksi internet yang di share tadi.</li>
<li>klik OK.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Sudah selesai&#8230;&#8230;??? belum !!! sekarang setiap komputer client yang hendak mengakses internet harus melakukan settingan IP. Berikut langkah langkah setting pada komputer client :</p>
<ol>
<li>buka <strong>Control Panel </strong>&gt; <strong>Network and Internet Connections</strong> &gt; <strong>Network Connections</strong>.</li>
<li>pilih <strong>Local Area Connection</strong> (jika memakai kabel untuk terhubung ke komputer gateway), lalu klik kanan &gt; <strong>Properties</strong></li>
<li>pilih <strong>Internet Protocol (TCP/IP) </strong>&gt; klik <strong>Properties</strong></li>
<li>pilih &#8220;<strong>Obtain an IP address automatically</strong>&#8220;.</li>
<li>klik OK.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Komputer gateway yang sudah menjalankan ICS (Internet Connection Sharing) secara otomatis akan memberikan IP kepada komputer client.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda juga bisa melakukan setting secara manual, dengan mengarahkan default gateway dan preferred DNS Server ke alamat IP komputer gateway. Berikut ini contoh untuk konfigurasi manual.</p>
<p><strong>komputer gateway</strong></p>
<p>IP address  192.168.0.1</p>
<p>subnet 255.255.255.0</p>
<p><strong>komputer client 1</strong></p>
<p>IP address  192.168.0.2</p>
<p>subnet 255.255.255.0</p>
<p>gateway 192.168.0.1</p>
<p>DNS server 192.168.0.1</p>
<p><strong>komputer client 2</strong></p>
<p>IP address  192.168.0.3</p>
<p>subnet 255.255.255.0</p>
<p>gateway 192.168.0.1</p>
<p>DNS server 192.168.0.1</p>
<p>Kalau masih belum jelas jangan ragu untuk bertanya ya !!!  <img src='http://www.kadekbagus.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':grin:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/sharing-koneksi-internet-di-windows-xp.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setting IP address di Linux</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/setting-ip-address-di-linux.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/setting-ip-address-di-linux.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 12:32:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Setting IP address pada sistem operasi Linux bisa dilakukan dalam dua mode yaitu mode teks (Console) dan mode grafis (GUI). Konfigurasi IP di sistem operasi linux tidaklah sulit seperti yang dibayangkan, jika anda tidak suka teks mode anda bisa menggunakan mode grafis. Hampir semua distro Linux keluaran terbaru sudah menyediakan program berbasis GUI untuk mengatur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-167" title="setting IP address di linux" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/tux_logo.png" alt="setting IP address di linux" width="109" height="119" /></p>
<p style="text-align: justify;">Setting IP address pada sistem operasi Linux bisa dilakukan dalam dua mode yaitu mode teks (Console) dan mode grafis (GUI).</p>
<p style="text-align: justify;">Konfigurasi IP di sistem operasi linux tidaklah sulit seperti yang dibayangkan, jika anda tidak suka teks mode anda bisa menggunakan mode grafis.</p>
<p style="text-align: justify;">Hampir semua distro Linux keluaran terbaru sudah menyediakan program berbasis GUI untuk mengatur IP address. Sebagai bahan percobaan saya gunakan <strong>Linux Ubuntu</strong>, berikut ini langkah langkahnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-51"></span></p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Mode teks</span></p>
<p style="text-align: justify;">File konfigurasi IP terletak pada <strong>/etc/network/interfaces</strong> . Untuk membuka file tersebut gunakan teks editor vim dengan hak akses sebagai root. Berikut ini perintahnya.</p>
<p><strong>sudo vim /etc/network/interfaces</strong></p>
<p style="text-align: justify;">ketikan perintah diatas dan tekan enter maka anda akan diminta untuk mengisikan password root. Perintah sudo adalah perintah untuk menggunakan hak akses super user (root), sudo = Super User Do.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah file konfigurasi tersebut terbuka, cari bagian yang terdapat kata eth0 (ethernet card pertama). Misalkan saya ingin menyetting IP 192.168.0.3, maka pada bagian eth0 ubah menjadi seperti berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>auto eth0</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>iface eth0 inet static</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>network 192.168.0.0</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>broadcast 192.168.0.255</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>address 192.168.0.3</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>netmask 255.255.255.0</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah selesai mengedit, langkah selanjutnya adalah merestart service network supaya konfigurasi IP yang baru bisa dijalankan. Berikut ini perintahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">untuk menghentikan sevice ketikan :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>sudo /etc/init.d/networking stop</strong></p>
<p style="text-align: justify;">untuk menjalankan service ketikan :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>sudo /etc/init.d/networking start</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang ketikan perintah <strong>ifconfig eth0</strong> untuk mengecek apakah IP address sudah berubah.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain untuk mengecek alamat IP perintah ifconfig bisa juga digunakan untuk setting IP secara tidak permanen, artinya settingan IP akan kembali seperti semula ketika komputer direstart. Berikut ini cara menyetting IP tidak permanen menggunakan perintah ifconfig.</p>
<p style="text-align: justify;">bentuk umum :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>sudo ifconfig eth0 [alamat IP] netmask [netmask] broadcast [alamat broadcast]</strong></p>
<p style="text-align: justify;">contoh :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>sudo ifconfig eth0 192.168.0.3 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.0.255</strong></p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Mode grafis</span></p>
<p style="text-align: justify;">Bagi anda yang tidak suka dengan teks mode berikut ini cara konfigurasi IP yang berbasis grafis. Pertama klik <strong>system</strong> , lalu pilih <strong>administration</strong> , kemudian klik <strong>network</strong> maka akan muncul tampilan seperti berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-52" title="konfigurasi IP address di linux" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2008/11/ip5.jpg" alt="konfigurasi IP address di linux" width="290" height="264" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pilih wired connection lalu klik tombol properties, maka akan muncul tampilan berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-53" title="konfigurasi IP address di linux" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2008/11/ip6.jpg" alt="konfigurasi IP address di linux" width="290" height="200" /></p>
<p style="text-align: justify;">Disini anda bisa mengisikan alamat IP dan subnet mask yang ingin anda gunakan. Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/setting-ip-address-di-linux.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setting IP address di Windows XP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/setting-ip-address-di-windows-xp.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/setting-ip-address-di-windows-xp.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 12:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[networking]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Setting IP address di windows XP sangat mudah untuk dilakukan, karena windows sudah menyediakan fasilitas GUI (Graphical User Interface) untuk mengubah alamat IP. Berikut ini langkah langkahnya. buka control panel pilih network and internet connections pilih network connections lalu pilih local area connection (LAN) maka akan muncul tampilan berikut ini Untuk melihat alamat IP komputer [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setting IP address di windows XP sangat mudah untuk dilakukan, karena windows sudah menyediakan fasilitas GUI (Graphical User Interface) untuk mengubah alamat IP. Berikut ini langkah langkahnya.</p>
<ol>
<li>buka control panel</li>
<li>pilih <em><strong>network and internet connections</strong></em></li>
<li>pilih <em><strong>network connections</strong></em></li>
<li>lalu pilih <em><strong>local area connection</strong></em><strong> (LAN)</strong></li>
<li>maka akan muncul tampilan berikut ini</li>
</ol>
<p><span id="more-49"></span><img class="alignnone size-medium wp-image-133" title="ip1" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/ip1-245x300.jpg" alt="Setting IP" width="245" height="300" /><br />
Untuk melihat alamat IP komputer klik tab &#8220;support&#8221;</p>
<p>Untuk mengubah alamat IP klik tombol &#8220;properties&#8221;, maka akan muncul tampilan seperti ini</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-134" title="ip2" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/ip2-243x300.jpg" alt="Setting IP Address" width="243" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">centang bagian &#8220;show icon notification area when connected&#8221; tujuannya supaya muncul icon di sebelah pojok kanan taskbar windows pada waktu komputer anda terkoneksi ke jaringan. Icon ini mempermudah dalam mengakses network properties. Seperti ini tampilan icon tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-135" title="ip3" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/ip3.jpg" alt="Network Status" width="146" height="30" /></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengubah alamat IP pilih Internet Protocol ( TCP/IP ) kemudian klik tombol properties maka akan muncul tampilan berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-136" title="ip4" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/ip4-266x300.jpg" alt="IP Configuration" width="266" height="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">Opsi &#8220;Obtain IP address automatically&#8221; dipakai jika dalam jaringan anda terdapat DHCP server. Apa itu DHCP server ? DHCP adalah metode pemberian alamat IP secara otomatis. Untuk mensetting IP secara manual pilih opsi &#8220;use the following IP address&#8221; , disini anda bisa mengisikan <em>IP Address</em>, <em>subnet mask</em>, serta <em>default gateway</em> yang ingin dipakai. Sebagai contoh jika anda ingin menghubungkan 2 buah komputer (peer to peer) maka anda bisa menggunakan konfigurasi sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">komputer 1</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>IP address</strong> : 192.168.0.1</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>subnet mask</strong> : 255.255.255.0</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">komputer 2</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>IP address</strong> : 192.168.0.2</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>subnet mask</strong> : 255.255.255.0</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk isian &#8220;default gateway&#8221; sebaiknya anda kosongkan saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, sekarang untuk mengecek apakah komputer anda sudah terhubung dengan benar ke jaringan lakukan perintah PING. Perintah PING digunakan untuk mengecek keberadaan suatu host di jaringan apakah hidup atau mati. Untuk melakukan perintah PING, pertama buka command prompt lalu ketikan PING &lt;alamat IP&gt;.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalkan IP komputer anda adalah 192.168.0.1 dan anda ingin mengecek keberadaan host dengan IP 192.168.0.2 maka anda ketikan <strong>PING 192.168.0.2</strong> . Jika ada &#8220;reply&#8221; atau balasan dari 192.168.0.2 berarti sudah anda terhubung dengan benar, tetapi bila yang muncul &#8220;request time out&#8221; atau &#8220;destination unreachable&#8221; berarti koneksi belum benar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/setting-ip-address-di-windows-xp.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal IP Address</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/mengenal-ip-address.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/mengenal-ip-address.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 10:00:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[networking]]></category>
		<category><![CDATA[ip address]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[IP address atau alamat IP adalah cara komputer berkomunikasi dengan komputer lain di jaringan. IP address bisa diibaratkan seperti &#8216;alamat rumah&#8217; untuk komputer. Karena digunakan sebagai pengenal komputer yang satu dengan yang lain maka IP address tidak boleh sama. IP address yang masih digunakan saat ini adalah IP versi 4 (32 bit) dan yang akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">IP address atau alamat IP adalah cara komputer berkomunikasi dengan komputer lain di jaringan. IP address bisa diibaratkan seperti &#8216;alamat rumah&#8217; untuk komputer. Karena digunakan sebagai pengenal komputer yang satu dengan yang lain maka IP address tidak boleh sama. IP address yang masih digunakan saat ini adalah IP versi 4 (32 bit) dan yang akan banyak digunakan di masa depan adalah IP versi 6 (128 bit).</p>
<p><span id="more-45"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bentuk penulisan IPv4 dituliskan dalam 4 kelompok bilangan yaitu 255.255.255.255 atau kalau dibinerkan menjadi 11111111.11111111.11111111.11111111, format tersebut dibagi menjadi dua bagian yaitu <strong>Network ID</strong> dan <strong>Host ID</strong>. Network ID menunjukkan alamat dari jaringannya sedangkan Host ID menunjukkan banyaknya host. Bisa juga dikatakan Network ID adalah nama jalan sedangkan Host ID adalah nomor rumahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">IP versi 4 dibagi menjadi 5 kelas yaitu kelas A, B, C, D dan E. Untuk IP kelas D dan E digunakan untuk kepentingan khusus seperti <em>multicasting. </em>Jadi yang digunakan secara umum adalah IP kelas A, B, dan C. Berikut ini pembagiannya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<table border="1" width="538">
<tbody>
<tr>
<td></td>
<td>Kelas A</td>
<td>Kelas B</td>
<td>Kelas C</td>
<td>Kelas D</td>
<td>Kelas E</td>
</tr>
<tr>
<td>Range</td>
<td>0-127</td>
<td>128-191</td>
<td>192-233</td>
<td>224-247</td>
<td>248-255</td>
</tr>
<tr>
<td>Oktet Pertama</td>
<td>0</td>
<td>10</td>
<td>110</td>
<td>1110</td>
<td>1111</td>
</tr>
<tr>
<td>Panjang Network ID</td>
<td>w</td>
<td>w.x</td>
<td>w.x.y</td>
<td>-</td>
<td>-</td>
</tr>
<tr>
<td>Panjang Host ID</td>
<td>x.y.z</td>
<td>y.z</td>
<td>z</td>
<td>-</td>
<td>-</td>
</tr>
<tr>
<td>Network Prefix</td>
<td>8</td>
<td>16</td>
<td>24</td>
<td>-</td>
<td>-</td>
</tr>
<tr>
<td>Network Maksimum</td>
<td>127</td>
<td>16348</td>
<td>2097152</td>
<td>-</td>
<td>-</td>
</tr>
<tr>
<td>Host Maksimum</td>
<td>16777214</td>
<td>65534</td>
<td>254</td>
<td>-</td>
<td>-</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">Contoh :</p>
<p style="text-align: justify;">IP 192.168.0.15 adalah IP kelas C dengan :</p>
<p style="text-align: justify;">Network ID = 192.168.0.0</p>
<p style="text-align: justify;">Host ID = 192.168.0.15</p>
<p style="text-align: justify;">Subnet Mask = 255.255.255.0</p>
<p style="text-align: justify;">Subnet mask digunakan untuk membaca dan memastikan bahwa komputer yang terhubung berada dalam kelas yang sama. Jadi selain komputer diberi alamat IP juga perlu diberikan subnet mask supaya dapat bekerja di jaringan. Berikut ini subnet mask yang digunakan masing masing kelas.</p>
<p style="text-align: justify;">
<table border="1" width="200">
<tbody>
<tr>
<td>Kelas</td>
<td>Subnet Mask</td>
</tr>
<tr>
<td>A</td>
<td>255.0.0.0</td>
</tr>
<tr>
<td>B</td>
<td>255.255.0.0</td>
</tr>
<tr>
<td>C</td>
<td>255.255.255.0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/mengenal-ip-address.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
