<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kadek Bagus Official Site &#187; php</title>
	<atom:link href="http://www.kadekbagus.com/category/php/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kadekbagus.com</link>
	<description>Membahas teknologi informasi, Programming, Networking, Database, dll</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 14:32:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Mengubah string menjadi bilangan di php</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/mengubah-string-menjadi-bilangan-di-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/mengubah-string-menjadi-bilangan-di-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 14:32:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=1243</guid>
		<description><![CDATA[Saya mempunyai tabel dengan field harga didalamnya, field harga tersebut bertipe varchar, nah masalahnya field harga itu nantinya akan dilakukan operasi matematik (penambahan/pengurangan,dsb). Sehingga data dari field harga yang berupa string harus diubah menjadi bilangan integer. Tapi sebelum diubah ke integer terlebih dahulu perlu dihilangkan koma maupun titik yang ada pada field harga. Berikut ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saya mempunyai tabel dengan field harga didalamnya, field harga tersebut bertipe varchar, nah masalahnya field harga itu nantinya akan dilakukan operasi matematik (penambahan/pengurangan,dsb).</p>
<p style="text-align: justify;">Sehingga data dari field harga yang berupa string harus diubah menjadi bilangan integer. Tapi sebelum diubah ke integer terlebih dahulu perlu dihilangkan koma maupun titik yang ada pada field harga.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini contoh programnya di php</p>
<pre class="brush: php; title: ; notranslate">
&lt;?php
$harga = &quot;1.500.000,00&quot;;                     // harga Rp 1.500.000,00 (satu juta lima ratus)
$harga = str_replace('.', '', $harga);       // menghilangkan titik dari string harga
$harga = str_replace(',', '', $harga);       // menghilangkan koma dari string harga
$harga2 = (int)$harga;                       // mengubah string ke integer lalu simpan dalam variabel harga2
echo $harga2*2/15;                             // menjalankan operasi matematik terhadap harga2
?&gt;
</pre>
<p>Selamat mencoba <img src='http://www.kadekbagus.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/mengubah-string-menjadi-bilangan-di-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan NetBeans sebagai editor PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/menggunakan-netbeans-sebagai-editor-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/menggunakan-netbeans-sebagai-editor-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 May 2011 15:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[netbeans IDE]]></category>
		<category><![CDATA[netbeans untuk php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=1198</guid>
		<description><![CDATA[NetBeans selama ini dikenal sebagai IDE (Integrated Development Environment) untuk bahasa pemrograman Java. Tapi ternyata pada perkembangan nya NetBeans juga dapat digunakan untuk bahasa pemrograman lainnya. Bahasa pemrograman yang dapat digunakan pada NetBeans selain Java antara lain C, C++, Phyton, PHP, Ruby, Javascript dan masih banyak lagi lainnya. Untuk PHP, sejak versi 6.5 NetBeans sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">NetBeans selama ini dikenal sebagai IDE (Integrated Development Environment) untuk bahasa pemrograman Java. Tapi ternyata pada perkembangan nya NetBeans juga dapat digunakan untuk bahasa pemrograman lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahasa pemrograman yang dapat digunakan pada NetBeans selain Java antara lain C, C++, Phyton, PHP, Ruby, Javascript dan masih banyak lagi lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk PHP, sejak versi 6.5 NetBeans sudah mendukung bahasa pemrograman PHP.</p>
<p style="text-align: justify;">Dibandingkan dengan editor PHP lainnya NetBeans memiliki kelebihan antara lain NetBeans adalah software open source jadi anda tidak perlu khawatir soal lisensi. NetBeans ini berlisensi GPL dan CDDL.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1198"></span>Anda bisa mendownload NetBeans <a href="http://netbeans.org/downloads/index.html">disini</a></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memulai sebuah project PHP pada NetBeans, pertama klik file &gt; new project (CTRL + SHIFT + N).</p>
<p style="text-align: justify;">Pada kolom &#8220;categories&#8221; pilih PHP, dan pada kolom &#8220;projects&#8221; pilih PHP Application, klik next.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian beri nama project pada isian &#8220;project name&#8221;, dan pada isian &#8220;sources folder&#8221; arahkan ke root direktori webserver yang anda gunakan (htdocs kalau anda gunakan apache)</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh saya gunakan Xampp, maka saya isikan C:\xampp\htdocs\nama_folder.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada isian PHP version, sesuaikan dengan versi PHP yang anda gunakan, klik next.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikutnya pada bagian &#8220;run as&#8221; pilih local website, klik next.</p>
<p style="text-align: justify;">Akan muncul opsi untuk memilih framework PHP jika anda ingin menggunakan framework tertentu, klik finish.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika pada waktu membuka jendela new project anda tidak menemukan opsi PHP, itu artinya NetBeans yang anda gunakan belum dapat mengenali project PHP. Anda belum dapat menggunakan NetBeans sebagai editor PHP.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengaktifkan PHP pada NetBeans caranya klik tools &gt; plugins lalu pada tab available plugins pilih PHP dan klik install. NetBeans akan langsung mendownloadnya dari internet.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/menggunakan-netbeans-sebagai-editor-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat themes wordpress sendiri</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/membuat-themes-wordpress-sendiri.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/membuat-themes-wordpress-sendiri.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 May 2011 16:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[themes development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=1175</guid>
		<description><![CDATA[Pada artikel yang lalu saya sempat menyingung soal wordpress themes development, kali ini saya akan jelaskan sedikit tentang bagaimana cara membuat themes wordpress sendiri. Yang akan saya jelaskan ini adalah langkah awal untuk mulai membuat, menciptakan themes wordpress anda sendiri. Kita mulai dari hal-hal yang sederhana dulu Pertama masuk ke direktori wp-content/themes, lalu buatlah direktori [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada artikel yang lalu saya sempat menyingung soal wordpress themes development, kali ini saya akan jelaskan sedikit tentang bagaimana cara membuat themes wordpress sendiri.</p>
<p>Yang akan saya jelaskan ini adalah langkah awal untuk mulai membuat, menciptakan themes wordpress anda sendiri. Kita mulai dari hal-hal yang sederhana dulu <img src='http://www.kadekbagus.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pertama masuk ke direktori wp-content/themes, lalu buatlah direktori baru, beri nama direktori tersebut sibiru, tentu saja anda bebas memberi nama apa saja sesuka hati, tapi untuk kali ini saya beri nama sibiru saja.</p>
<p>Kemudian buat dua buah file yaitu style.css dan index.php dalam direktori tersebut (sibiru). Jadi ada dua file yaitu :</p>
<p>wp-content/themes/sibiru/style.css</p>
<p>wp-content/themes/sibiru/index.php</p>
<p><span id="more-1175"></span></p>
<p>Berikutnya buka style.css lalu isikan kode berikut</p>
<pre class="brush: css; title: ; notranslate">
/*
Theme Name: Si Biru
Theme URI: alamatsibiru.com
Description: belajar bikin themes.
Author: kadek bagus
Author URI: kadekbagus.com
*/
</pre>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan untuk index.php, sementara ini dikosongkan dulu. Lalu kopikan sebuah file gambar (bebas) dengan nama screenshot.jpg atau screenshot.png ke folder tersebut dengan ukuran 300 x 225.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang masuk ke dashboard wordpress lalu buka appearance-&gt;themes, maka akan muncul pilihan themes baru dengan nama sibiru.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2011/05/wp-themes.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1182" title="wp-themes" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2011/05/wp-themes.jpg" alt="" width="200" height="217" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Themes ini adalah themes yang baru anda ciptakan tadi, lengkap dengan informasi dan gambar screenshot-nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau themes tersebut diaktifkan tentu saja tidak akan menampilkan apa-apa. Karena file index.php serta style.css masih dalam keadaan kosong.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, sekarang buka index.php dan panggil fungsi bloginfo, anda masih ingat dengan fungsi ini ?? kalau lupa baca lagi <a href="http://www.kadekbagus.com/fungsi-bloginfo-di-wordpress.html">postingan yang ini</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketikan kode berikut pada index.php</p>
<pre class="brush: php; title: ; notranslate">
&lt;?php echo &quot;Nama blog ini adalah &quot;;bloginfo('name');
echo &quot;&lt;br&gt;&quot;;
echo &quot;URL blog ini adalah &quot;;bloginfo('url');
?&gt;
</pre>
<p>Pada postingan selanjutnya saya akan bahas lebih dalam lagi tentang themes development ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/membuat-themes-wordpress-sendiri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fungsi bloginfo di wordpress</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/fungsi-bloginfo-di-wordpress.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/fungsi-bloginfo-di-wordpress.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2011 08:24:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[themes development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=1170</guid>
		<description><![CDATA[Pada kesempatan ini saya akan membahas salah satu fungsi yang ada di wordpress yaitu fungsi bl0ginfo. Dari nama nya jelas fungsi ini bertujuan untuk menampilkan informasi blog wordpress. Lalu informasi apa saja yang bisa diperoleh? ada banyak, antara lain nama blog, deskripsi blog, url blog, url feed, stylesheet url, dan lain lain. Misalkan saya ingin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/12/wp_logo3.jpeg"><img class="alignnone size-full wp-image-809" title="wordpress" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/12/wp_logo3.jpeg" alt="wordpress logo" width="85" height="85" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan ini saya akan membahas salah satu fungsi yang ada di wordpress yaitu fungsi bl0ginfo. Dari nama nya jelas fungsi ini bertujuan untuk menampilkan informasi blog wordpress.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu informasi apa saja yang bisa diperoleh? ada banyak, antara lain nama blog, deskripsi blog, url blog, url feed, stylesheet url, dan lain lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalkan saya ingin menampilkan nama blog, maka saya gunakan perintah berikut :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php bloginfo(&#8216;name&#8217;); ?&gt;</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Secara otomatis fungsi bloginfo akan mencetak (print/echo) nama blog yang bersangkutan. Ada banyak parameter lain yang bisa digunakan selain parameter &#8216;name&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1170"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Berikut daftar lengkap parameter apa saja yang bisa anda gunakan.</p>
<table border="0" width="509">
<tbody>
<tr>
<td width="167"><strong>Parameter</strong></td>
<td width="332"><strong>Maksudnya</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>name</td>
<td>nama blog</td>
</tr>
<tr>
<td>description</td>
<td>deskripsi blog</td>
</tr>
<tr>
<td>url</td>
<td>url blog</td>
</tr>
<tr>
<td>wpurl</td>
<td>url instalasi wordpress</td>
</tr>
<tr>
<td>rdf_url</td>
<td>url rdf feed</td>
</tr>
<tr>
<td>rss_url</td>
<td>url rss feed</td>
</tr>
<tr>
<td>atom_url</td>
<td>url atom feed</td>
</tr>
<tr>
<td>comments_rss2_url</td>
<td>url komentar feed</td>
</tr>
<tr>
<td>pingback_url</td>
<td>url pingback</td>
</tr>
<tr>
<td>stylesheet_url</td>
<td>url stylesheet</td>
</tr>
<tr>
<td>stylesheet_directory</td>
<td>url direktori stylesheet dari themes yang sedang aktif</td>
</tr>
<tr>
<td>template_directory</td>
<td>url direktori themes yang sedang aktif</td>
</tr>
<tr>
<td>template_url</td>
<td>url direktori themes yang sedang aktif</td>
</tr>
<tr>
<td>admin_email</td>
<td>email admin</td>
</tr>
<tr>
<td>charset</td>
<td>encoding karakter untuk pages dan feeds</td>
</tr>
<tr>
<td>version</td>
<td>versi wordpress yang digunakan</td>
</tr>
<tr>
<td>html_type</td>
<td>content type dari halaman html wordpress</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Ambil contoh, untuk menampilkan versi wordpress, maka saya gunakan parameter &#8216;version&#8217;.</p>
<blockquote><p><strong>&lt;php bloginfo(&#8216;version&#8217;); ?&gt;</strong></p></blockquote>
<p>Selain fungsi bloginfo(), ada juga fungsi get_bloginfo(), bedanya kalau bloginfo langsung mencetak di layar (print/echo) sedangkan get_bloginfo tidak.</p>
<p>Fungsi get_bloginfo digunakan untuk menyimpan value ke dalam variabel. Seperti ini contohnya</p>
<blockquote><p><strong>&lt;?php</strong></p>
<p><strong>$x = get_bloginfo(&#8216;version&#8217;);</strong></p>
<p><strong>if($x==&#8217;3.0.1&#8242;)</strong></p>
<p><strong>{ echo &#8220;ini wordpress versi 3.0.1&#8243;; }</strong></p>
<p><strong>else</strong></p>
<p><strong>{ echo &#8220;bukan wordpress versi 3.0.1&#8243;; }<br />
</strong></p>
<p><strong>?&gt;</strong></p></blockquote>
<p>Parameter masukan fungsi get_bloginfo() sama dengan paramter untuk fungsi bloginfo(). Kedua fungsi tersebut penting dipelajari bagi anda yang tertarik dengan themes development wordpress.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/fungsi-bloginfo-di-wordpress.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menampilkan postingan dari satu kategori</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/menampilkan-postingan-dari-satu-kategori.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/menampilkan-postingan-dari-satu-kategori.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Feb 2011 09:15:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=1166</guid>
		<description><![CDATA[Kita semua tahu bahwa setiap postingan yang ada di wordpress, pasti masuk minimal dalam satu kategori, sekalipun itu uncategorized (uncategorized juga termasuk kategori lhoo). Nah yang jadi masalah sekarang gimana caranya untuk memodifikasi wordpress (dalam hal ini themes nya) supaya bisa menampilkan list (daftar) judul postingan yang berasal dari 1 kategori saja. Langsung aja, berikut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/12/wp_logo3.jpeg"><img class="alignnone size-full wp-image-809" title="wordpress" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/12/wp_logo3.jpeg" alt="wordpress logo" width="85" height="85" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Kita semua tahu bahwa setiap postingan yang ada di wordpress, pasti masuk minimal dalam satu kategori, sekalipun itu uncategorized (uncategorized juga termasuk kategori lhoo).</p>
<p style="text-align: justify;">Nah yang jadi masalah sekarang gimana caranya untuk memodifikasi wordpress (dalam hal ini themes nya) supaya bisa menampilkan list (daftar) judul postingan yang berasal dari 1 kategori saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Langsung aja, berikut ini adalah sepenggal kode php untuk menampilkan 10 postingan yang berasal dari 1 kategori yang bernama php-mysql</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php query_posts(&#8216;category_name=php-mysql&amp;showposts=10&#8242;); ?&gt;</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Fungsi yang saya gunakan dalam hal ini adalah fungsi query_posts(), fungsi ini bukan berasal dari php tapi termasuk dalam framework koding nya wordpress.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1166"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Parameter category_name adalah nama dari kategori yang ingin ditampilkan. Bisa juga diganti dengan id daripada kategori yang dimaksud, dengan perintah cat, sedangkan parameter showposts untuk menentukan jumlah postingan yang ingin ditampilkan, berikut contohnya.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php query_posts(&#8216;cat=5&amp;showposts=15&#8242;); ?&gt;</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kalau di jalankan kode php tersebut belum menghasilkan output, atau malah error <img src='http://www.kadekbagus.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  ya iyalah kan belum selesai, tambahkan kode berikut dibawahnya.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php while (have_posts()) : the_post(); ?&gt;<br />
&lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;&lt;?php the_permalink(); ?&gt;&#8221;&gt;<br />
&lt;?php the_title(); ?&gt;<br />
&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;<br />
&lt;?php endwhile; ?&gt;</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kalau digabung semua begini jadinya</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php query_posts(&#8216;category_name=php-mysql&amp;showposts=10&#8242;); ?&gt;<br />
&lt;?php while (have_posts()) : the_post(); ?&gt;<br />
&lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;&lt;?php the_permalink(); ?&gt;&#8221;&gt;<br />
&lt;?php the_title(); ?&gt;<br />
&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;<br />
&lt;?php endwhile; ?&gt;</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Untuk menampilkan postingan yang acak (random) tambahkan perintah orderby=rand, seperti berikut</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php query_posts(&#8216;category_name=php-mysql&amp;showposts=10&amp;orderby=rand&#8217;); ?&gt;</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Terus naruh kode tersebut dimana ya??? boleh dimana aja yang penting di template (themes) wordpress, bisa di footer.php, sidebar.php, header.php, dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesuaikan dengan kebutuhan dan tampilan themes anda. Selamat mencoba <img src='http://www.kadekbagus.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/menampilkan-postingan-dari-satu-kategori.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membulatkan bilangan di PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/membulatkan-bilangan-di-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/membulatkan-bilangan-di-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 18:22:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=501</guid>
		<description><![CDATA[Pernah bermasalah dengan hasil perhitungan yang mempunyai banyak angka dibelakang koma? Tenang jangan pusing dulu. Php sudah menyediakan fungsi khusus untuk membulatkan bilangan dibelakang koma. Yaitu dengan fungsi round(). Bentuk umum fungsi round() round(x,y); Dimana x adalah bilangan yang ingin dibulatkan dan y adalah jumlah angka dibelakang koma yang ingin dibulatkan. Contoh hasil dari perhitungan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-435" title="Membulatkan bilangan di PHP" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/03/phplogo.jpeg" alt="Membulatkan bilangan di PHP" width="106" height="56" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pernah bermasalah dengan hasil perhitungan yang mempunyai banyak angka dibelakang koma? Tenang jangan pusing dulu.</p>
<p style="text-align: justify;">Php sudah menyediakan fungsi khusus untuk membulatkan bilangan dibelakang koma. Yaitu dengan fungsi round().</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Bentuk umum fungsi round()</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>round(x,y);</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-501"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dimana x adalah bilangan yang ingin dibulatkan dan y adalah jumlah angka dibelakang koma yang ingin dibulatkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Contoh</span></p>
<p style="text-align: justify;">hasil dari perhitungan 25 dibagi 3 adalah 8.33333333333, supaya lebih enak dilihat maka hasil perhitungan tersebut perlu dibulatkan dengan fungsi round(). Berikut ini program phpnya :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$hitung = 25/3;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$hitung = round($hitung,2);</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>echo $hitung;<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>?&gt;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalau dijalankan program diatas akan menghasilkan output 8,33 karena dibulatkan 2 angka dibelakang koma.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain fungsi round() bisa juga memakai fungsi sprintf() untuk membulatkan bilangan dibelakang koma. Berikut ini contoh program yang menggunakan sprintf().</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$hitung = 25/3;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$hitung = sprintf(&#8220;%.2f&#8221;,$hitung);</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>echo $hitung;<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>?&gt;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/membulatkan-bilangan-di-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bilangan random di PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/bilangan-random-di-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/bilangan-random-di-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 14:14:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[bilangan random]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=490</guid>
		<description><![CDATA[Untuk menghasilkan/men-generate bilangan acak atau random di php anda bisa menggunakan fungsi rand(). Fungsi ini menghasilkan return value berupa bilangan acak yang range/kisaran nilainya bisa anda tentukan sendiri. Bentuk umum fungsi rand() rand(min, max); Dimana min adalah nilai minimal dari angka acak yang ingin dihasilkan dan max adalah nilai maksimalnya Misalkan saya ingin menampilkan bilangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-435" title="Bilangan random di PHP" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/03/phplogo.jpeg" alt="Bilangan random di PHP" width="106" height="56" /></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menghasilkan/men-generate bilangan acak atau random di php anda bisa menggunakan fungsi rand().</p>
<p style="text-align: justify;">Fungsi ini menghasilkan return value berupa bilangan acak yang range/kisaran nilainya bisa anda tentukan sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Bentuk umum fungsi rand()</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>rand(min, max);</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dimana min adalah nilai minimal dari angka acak yang ingin dihasilkan dan max adalah nilai maksimalnya</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-490"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Misalkan saya ingin menampilkan bilangan secara acak yang nilainya berkisar antara 1 sampai dengan 10 maka saya tulis :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>rand(1,10);</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Output yang dihasilkan bisa 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, atau 10</p>
<p style="text-align: justify;">Supaya lebih jelas berikut ini saya beri contoh program yang menghasilkan output bilangan random.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$bilangan = rand(2,18);</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>echo $bilangan;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>?&gt;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalau program tersebut dijalankan maka tiap kali di-refresh akan menampilkan bilangan yang berbeda beda dari range 2 sampai dengan 18.</p>
<p style="text-align: justify;">Trus kapan saya perlu menggunakan fungsi rand() ini? mungkin itu pertanyaan yang muncul di benak programmer newbie (padahal yg nulis juga newbie <img src='http://www.kadekbagus.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  )</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh kasus :</p>
<p style="text-align: justify;">saya punya website dimana saya ingin nampilin 3 buah banner iklan secara random, maka saya tambahkan script php berikut</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$bil_acak = rand(1,3);</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>switch($bil_acak)</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>{</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>case 1:</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>echo &#8220;tampilkan banner 1&#8243;;</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>break;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>case 2:</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>echo &#8220;tampilkan banner 2&#8243;;</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>break;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>default:</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>echo &#8220;tampilkan banner 3&#8243;;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>}</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>?&gt;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Program sederhana diatas juga bisa diterapkan pada website yang menggunakan wordpress (self-hosted).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/bilangan-random-di-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat command shell dengan PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/membuat-command-shell-dengan-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/membuat-command-shell-dengan-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 18:01:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[script php]]></category>
		<category><![CDATA[shell]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kadekbagus.com/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[Php menyediakan beberapa fungsi untuk memanggil perintah shell dari suatu sistem operasi, fungsi tersebut antara lain adalah system(), passthru(), exec() dan shell_exec(). Melalui fungsi fungsi tersebut anda bisa menjalankan perintah yang ada di command prompt windows maupun shell di linux. Pada kesempatan kali ini saya akan menunjukan cara membuat program php sederhana yang bisa menjalankan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-435" title="Membuat command shell dengan PHP" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/03/phplogo.jpeg" alt="Membuat command shell dengan PHP" width="106" height="56" /></p>
<p style="text-align: justify;">Php menyediakan beberapa fungsi untuk memanggil perintah shell dari suatu sistem operasi, fungsi tersebut antara lain adalah <strong>system()</strong>, <strong>passthru()</strong>, <strong>exec()</strong> dan <strong>shell_exec()</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui fungsi fungsi tersebut anda bisa menjalankan perintah yang ada di command prompt windows maupun shell di linux.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan kali ini saya akan menunjukan cara membuat program php sederhana yang bisa menjalankan perintah shell.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-433"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Fungsi yang akan saya pakai adalah fungsi system(). Fungsi ini menerima masukan berupa string.</p>
<p style="text-align: justify;">Dimana string tersebut adalah perintah shell yang hendak digunakan. Berikut ini contoh cara menggunakan fungsi system().</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>system(&#8220;perintah shell&#8221;);</strong></p>
<p style="text-align: justify;">atau</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$perintah = &#8220;perintah shell&#8221;;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>system($perintah);</strong></p>
<p style="text-align: justify;">misalkan saya ingin menjalankan perintah ping maka :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>system(&#8220;ping localhost&#8221;);</strong></p>
<p style="text-align: justify;">atau</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$perintah = &#8220;ping localhost&#8221;;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>system($perintah);</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalau sudah paham dengan perintah system(), sekarang saatnya membuat program php nya. Seperti ini kode programnya.</p>
<p><strong>&lt;html&gt;<br />
&lt;head&gt;<br />
&lt;title&gt;PHP command shell&lt;/title&gt;<br />
&lt;/head&gt;<br />
&lt;body&gt;<br />
&lt;form name=&#8221;form1&#8243; method=&#8221;post&#8221; action=&#8221;command_shell.php&#8221;&gt;<br />
&lt;input name=&#8221;perintah&#8221; type=&#8221;text&#8221; id=&#8221;perintah&#8221;&gt;<br />
&lt;input type=&#8221;submit&#8221; name=&#8221;Submit&#8221; value=&#8221;Jalankan&#8221;&gt;<br />
&lt;/form&gt;<br />
&lt;?php<br />
$perintah = $_POST['perintah'];<br />
if(!empty($perintah))<br />
{ system($perintah); }<br />
?&gt;<br />
&lt;/body&gt;<br />
&lt;/html&gt;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Simpan dengan nama command_shell.php lalu coba jalankan. Sekarang coba ketikan <strong>ping localhost</strong> atau <strong>ping google.com</strong> lalu tekan tombol jalankan, apa yang terjadi??</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/membuat-command-shell-dengan-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Koneksi PHP dengan Mysql</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/koneksi-php-dengan-mysql.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/koneksi-php-dengan-mysql.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 16:17:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[php mysql]]></category>
		<category><![CDATA[script php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp1/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Mysql adalah database yang populer digunakan di dunia web, sedangkan PHP adalah bahasa pemrograman web yang simpel tetapi powerful. Jika keduanya digabungkan maka lahirlah software software canggih macam WordPress, Joomla, Drupal, Mambo, phpBB dan lain sebagainya. Duet maut PHP dan Mysql memang sudah sejak lama mendominasi rimba internet. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-435" title="Koneksi PHP dengan Mysql" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/03/phplogo.jpeg" alt="Koneksi PHP dengan Mysql" width="106" height="56" /></p>
<p style="text-align: justify;">Mysql adalah database yang populer digunakan di dunia web, sedangkan PHP adalah bahasa pemrograman web yang simpel tetapi powerful.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika keduanya digabungkan maka lahirlah software software canggih macam WordPress, Joomla, Drupal, Mambo, phpBB dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Duet maut PHP dan Mysql memang sudah sejak lama mendominasi rimba internet. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana cara &#8216;menjodohkan&#8217; PHP dengan Mysql.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-20"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menghubungkan PHP dengan Mysql anda membutuhkan beberapa informasi, antara lain nama host (host name) server mysql, username, password, serta nama database yang hendak digunakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika server Mysql berada satu komputer dengan web server maka host name nya adalah &#8216;localhost&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah semua informasi anda dapatkan, selanjutnya anda bisa membuat script php untuk melakukan koneksi ke Mysql. Pertama panggil fungsi mysql_connect().</p>
<p style="text-align: justify;">Fungsi tersebut membutuhkan tiga buah parameter yaitu hostname, username, serta password Mysql. Setelah koneksi berhasil langkah berikutnya gunakan fungsi mysql_select_db() untuk memilih database. Berikut ini contoh programnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$koneksi = mysql_connect(&#8220;localhost&#8221;, &#8220;kid&#8221;, &#8220;tes123&#8243;) or die(mysql_error());</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>mysql_select_db(&#8220;belajar&#8221; , $koneksi) or die(mysql_error());</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>?&gt;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Simpan program diatas dengan nama koneksi.php, lalu jalankan. Jika tidak terjadi error berarti koneksi sudah berhasil dilakukan. Sekarang saatnya melakukan query ke database Mysql, untuk melakukan query gunakan saja fungsi mysql_query(). Berikut ini beberapa contoh program untuk menyimpan, menampilkan, mengupdate dan menghapus data.</p>
<ul>
<li>tabel</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">berikut ini struktur tabel yang akan digunakan untuk latihan</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>CREATE TABLE  &#8216;teman&#8217;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong> (<br />
&#8216;nama&#8217; varchar(20),<br />
&#8216;alamat&#8217; varchar(20),<br />
&#8216;telepon&#8217; varchar(15)<br />
)</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">Kemudian masukkan data berikut sebagai sample.</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>INSERT INTO `teman` VALUES (&#8216;obama&#8217;, &#8216;washington&#8217;, &#8217;1234&#8242;);<br />
INSERT INTO `teman` VALUES (&#8216;jenny&#8217;, &#8216;surabaya&#8217;, &#8217;1234&#8242;);<br />
INSERT INTO `teman` VALUES (&#8216;sakura&#8217;, &#8216;tokyo&#8217;, &#8217;1234&#8242;);<br />
INSERT INTO `teman` VALUES (&#8216;vanessa&#8217;, &#8216;jakarta&#8217;, &#8217;1234&#8242;);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Buat tabel tersebut  pada database &#8220;belajar&#8221;, jika anda membuat tabel tersebut pada database yang lain maka anda perlu mengubah file koneksi.php pada bagian mysql_select_db(). <strong></strong></p>
<ul>
<li>menyimpan data</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>include &#8220;koneksi.php&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$query = &#8220;insert into teman values(&#8216;budi&#8217;,'jogja&#8217;,&#8217;1234&#8242;)&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>if(mysql_query($query))</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>{echo &#8220;data berhasil dimasukan&#8221;;}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>else</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>{echo &#8220;data gagal dimasukan&#8221;;}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
<ul>
<li>menampilkan data</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>include &#8220;koneksi.php&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$query = &#8220;select * from teman&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$hasil = mysql_query($query);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>while($data = mysql_fetch_array($hasil))</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>{</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>echo $data['nama'].&#8221;&lt;br&gt;&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>echo $data['alamat'].&#8221;&lt;br&gt;&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>echo $data['telepon'].&#8221;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
<ul>
<li>mengupdate data</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>include &#8220;koneksi.php&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$query = &#8220;update teman set nama=&#8217;jane&#8217;, alamat=&#8217;moskow&#8217; where nama=&#8217;jenny&#8217; &#8220;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>if(mysql_query($query))</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>{echo &#8220;data berhasil diupdate&#8221;;}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>else</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>{echo &#8220;data gagal diupdate&#8221;;}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
<ul>
<li>menghapus data</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>include &#8220;koneksi.php&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$query = &#8220;delete from teman where nama=&#8217;vanessa&#8217; &#8220;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>if(mysql_query($query))</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>{echo &#8220;data berhasil dihapus&#8221;;}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>else</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>{echo &#8220;data gagal dihapus&#8221;;}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/koneksi-php-dengan-mysql.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Operasi File di PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/operasi-file-di-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/operasi-file-di-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 08:19:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[script php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp1/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Semua bahasa pemrograman menyediakan fasilitas untuk mengakses file (operasi file) tidak terkecuali dengan php. Di php dikenal beberapa fungsi untuk operasi file antara lain fopen, fgets, feof, fread, fwrite, fputs dan lain sebagainya. Semuanya akan saya bahas pada artikel ini. membuka file Untuk membuka file gunakan fungsi fopen(), berikut ini contohnya. $file = fopen(&#8220;coba.txt&#8221;, &#8220;r&#8221;); [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Semua bahasa pemrograman menyediakan fasilitas untuk mengakses file (operasi file) tidak terkecuali dengan php. Di php dikenal beberapa fungsi untuk operasi file antara lain <strong>fopen</strong>, <strong>fgets</strong>, <strong>feof,</strong> <strong>fread</strong>, <strong>fwrite</strong>, <strong>fputs</strong> dan lain sebagainya. Semuanya akan saya bahas pada artikel ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-19"></span></p>
<ul>
<li>membuka file</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">Untuk membuka file gunakan fungsi fopen(), berikut ini contohnya.</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$file = fopen(&#8220;coba.txt&#8221;, &#8220;r&#8221;);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Fungsi fopen memerlukan dua buah parameter. Parameter yang pertama adalah nama file yang akan dibuka, pada contoh diatas nama filenya &#8220;coba.txt&#8221;. Parameter kedua adalah tujuan dari pembukaan file tersebut, pilihannya adalah :</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">&#8220;r&#8221; untuk read (membaca)</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">&#8220;w&#8221; untuk write (menulis)</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">&#8220;a&#8221; untuk append (menambahkan data pada baris terakhir file).</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Pada parameter &#8220;w&#8221; jika file yang dimaksud ternyata belum tersedia (belum ada) maka file tersebut akan dibuat, tapi jika file tersebut ada maka file yang lama akan ditimpa oleh file yang baru. Apabila anda sudah selesai mengedit file, fungsi fopen() perlu ditutup dengan fclose() seperti berikut ini.</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>$file = fopen(&#8220;coba.txt&#8221;, &#8220;w&#8221;);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>fclose($file);</strong></p>
<ul>
<li>membaca file</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Untuk membaca file baris per baris gunakan fungsi fgets(), sebelum melakukan pembacaan file terlebih dahulu file tersebut dibuka menggunakan fopen() berikut ini contohnya.</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$file = fopen(&#8220;coba.txt&#8221;,&#8221;r&#8221;);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$baris = fgets($file, 1024);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">Berikut ini contoh program yang menggunakan fgets()</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$file = fopen(&#8220;coba.txt&#8221;,&#8221;r&#8221;);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong> while (!feof($file))</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong> {</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong> $baca = fgets($file, 1024);</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong> echo &#8220;$baca &lt;br&gt;&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong> }</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong> fclose($file);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Fungsi feof() seperti program diatas digunakan untuk mengecek baris terakhir dari suatu file. Selain fgets() ada cara lain untuk membaca file yaitu dengan fungsi fread() berikut ini contoh program yang menggunakan fread()</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$file = fopen(&#8220;coba.txt&#8221;,&#8221;r&#8221;);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong> while (!feof($file))</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong> {</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong> $baca = fread($file, 16);</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong> echo &#8220;$baca &lt;br&gt;&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong> }</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong> fclose($file);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
<ul>
<li>menulis file</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Untuk menulis ke file gunakan fungsi fputs(). Sama seperti pada waktu membaca file, sebelum memanggil fungsi fputs() terlebih dahulu file harus dibuka menggunakan fopen(). Jika anda bermaksud membuat file baru atau menimpa file lama dengan file baru maka gunakan parameter &#8220;w&#8221; pada fungsi fopen(), tetapi jika anda ingin menambahkan data dari file yang sudah ada maka gunakanlah parameter &#8220;a&#8221; (append). Berikut ini contoh program yang menggunakan fputs() untuk menulis ke file.</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>$file = fopen(&#8220;coba.txt&#8221;,&#8221;a&#8221;);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>fputs($file, &#8220;SAYA SENANG BELAJAR PHP&#8221;);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>fclose($file);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>?&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Selain fputs() anda juga bisa menggunakan fungsi fwrite() untuk menulis ke file, tidak ada perbedaan yang berarti dari keduanya, bentuk penulisannya sama. Berikut ini contohnya.</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>fwrite($file, &#8220;BELAJAR PHP ITU ASYIK&#8221;);</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Sebenarnya masih ada fungsi fungsi lain yang berkaitan dengan file, tapi karena saya sudah capek mengetik <img src='http://www.kadekbagus.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  maka akan saya bahas pada artikel yang lain.</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/operasi-file-di-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fungsi di PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/fungsi-di-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/fungsi-di-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 08:16:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[script php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp1/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[PHP menyediakan berbagai macam fungsi yang bisa anda gunakan, misalnya phpinfo() , echo(), print(), date() dan lain sebagainya. Fungsi fungsi tersebut dikenal sebagai built in functions atau fungsi bawaan php. Selain fungsi fungsi tersebut anda juga bisa membuat fungsi sendiri yang sesuai dengan keinginan anda atau yang lebih dikenal dengan user defined functions. Pada artikel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">PHP menyediakan berbagai macam fungsi yang bisa anda gunakan, misalnya phpinfo() , echo(), print(), date() dan lain sebagainya. Fungsi fungsi tersebut dikenal sebagai <strong><em>built in functions</em></strong> atau fungsi bawaan php. Selain fungsi fungsi tersebut anda juga bisa membuat fungsi sendiri yang sesuai dengan keinginan anda atau yang lebih dikenal dengan <em><strong>user defined functions</strong></em>. Pada artikel ini saya akan membahas bagaimana cara membuat dan menggunakan <em>user defined functions</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-18"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk membuat fungsi gunakan keyword function berikut ini contohnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>function</strong> nama_fungsi <strong>($parameter1 ,$parameter2)</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>{</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"><strong>// blok kode fungsi<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>}</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jumlah parameter pada sebuah fungsi tidak selalu dua seperti contoh diatas, bisa satu atau tiga atau tidak ada parameter sama sekali juga boleh. Ok, sekarang saya akan mencoba membuat sebuah fungsi untuk menghitung luas lingkaran. Saya beri nama fungsi luas_lingkaran(). Sebagai catatan rumus luas lingkaran adalah pi dikali r kuadrat, dimana pi = 3.14 dan r adalah jari jari lingkaran.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>function luas_lingkaran ($r)</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>{</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"><strong>$pi = 3.14;</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"><strong>$r2 = $r*$r;</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"><strong>$luas = $pi*$r2;</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"><strong>echo &#8220;luas lingkaran dengan jari jari &#8220;.$r.&#8221; sama dengan &#8220;.$luas.&#8221;&lt;br&gt;&#8221;;<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>}</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memanggil fungsi diatas caranya seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>luas_lingkaran(3);</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika program tersebut disatukan maka bentuknya akan seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>function luas_lingkaran ($r)</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>{</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"><strong>$pi = 3.14;</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"><strong>$r2 = $r*$r;</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"><strong>$luas = $pi*$r2;</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 60px;"><strong>echo &#8220;luas lingkaran dengan jari jari &#8220;.$r.&#8221; sama dengan &#8220;.$luas.&#8221;&lt;br&gt;&#8221;;<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><strong>}</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>luas_lingkaran(3);</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>luas_lingkaran(10);</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>?&gt;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/fungsi-di-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Array di PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/array-di-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/array-di-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 08:15:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[script php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp1/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Array berfungsi sebagai tempat untuk menampung nilai (value) sama seperti variabel, bedanya sebuah array dapat digunakan untuk menampung lebih dari satu nilai. Sebagai contoh ada sebuah variabel $warna dimana $warna = &#8220;merah&#8221; , anda tidak bisa mengisi variabel tersebut dengan &#8220;merah&#8221; dan &#8220;biru&#8221; misalnya, karena variabel tersebut hanya bisa menampung satu nilai. Dengan menggunakan array [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Array berfungsi sebagai tempat untuk menampung nilai (value) sama seperti variabel, bedanya sebuah array dapat digunakan untuk menampung lebih dari satu nilai. Sebagai contoh ada sebuah variabel $warna dimana $warna = &#8220;merah&#8221; , anda tidak bisa mengisi variabel tersebut dengan &#8220;merah&#8221; dan &#8220;biru&#8221; misalnya, karena variabel tersebut hanya bisa menampung satu nilai. Dengan menggunakan array anda bisa membuat variabel $warna yang berisi &#8220;merah&#8221; &#8220;biru&#8221; &#8220;hijau&#8221; &#8220;kuning&#8221; dan sebagainya sebanyak yang anda mau.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-17"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bentuk penulisan array sama dengan variabel biasa yaitu dengan tanda dollar ( $ ) karena sebenarnya array juga merupakan variabel. Untuk membuat array di php ada dua cara yang pertama dengan fungsi array() dan yang kedua dengan operator []. Berikut ini contoh pembuatan array.</p>
<p style="text-align: justify;">menggunakan fungsi array()</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$warna = array(&#8220;merah&#8221;,&#8221;kuning&#8221;,&#8221;hijau&#8221;,&#8221;biru&#8221;);</strong></p>
<p style="text-align: justify;">menggunakan operator []</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$warna[] = &#8220;merah&#8221;;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$warna[] = &#8220;kuning&#8221;;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$warna[] = &#8220;hijau&#8221;;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$warna[] = &#8220;biru&#8221;;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Array yang sudah terisi selalu mempunyai index, index array dimulai dari angka nol. Pada contoh kasus diatas array $warna index ke nol bernilai merah, index pertama (ke 1) bernilai kuning, index kedua bernilai hijau, dan index ketiga bernilai biru. Dengan menggunakan index inilah anda dapat mengakses value dari sebuah array, misalkan anda ingin menampilkan &#8220;hijau&#8221; dimana &#8220;hijau&#8221; merupakan index ke 2 dari array $warna maka penulisannya seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>echo $warna[2]; </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Selain nilai berupa string array juga bisa menyimpan nilai berupa bilangan. Cara pembuatan dan pengaksesannya sama saja, bedanya karena bilangan maka tidak perlu ditulis dengan tanda petik ( &#8221; &#8221; ). Seperti berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$luas = array(120,107,134,257,312);</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>echo $luas[0];</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<h2>Array Asosiatif</h2>
<p style="text-align: justify;">Array asosiatif adalah array yang indexnya berupa string bukan berupa angka seperti 0, 1, 2, 3. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$negara = array( </strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;nama&#8221; =&gt; &#8220;indonesia&#8221;,</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;ibukota&#8221; =&gt; &#8220;jakarta&#8221;,</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;matauang&#8221; =&gt; &#8220;rupiah&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>);</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Cara pengaksesannya seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>echo $negara['nama'];<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>echo $negara['ibukota'];</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>echo $negara['matauang'];</strong></p>
<h2>Array Multidimensi</h2>
<p style="text-align: justify;">Array multidimensi adalah array yang didalamnya terdapat array lagi, supaya lebih jelas berikut ini contohnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>$karyawan = array(</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 90px;"><strong>array(</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;nama&#8221; =&gt; &#8220;cindy&#8221;,</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;usia&#8221; =&gt; 23,</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;hobi&#8221; =&gt; &#8220;memasak&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>),</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 90px;"><strong>array(</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;nama&#8221; =&gt; &#8220;james&#8221;,</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;usia&#8221; =&gt; 24,</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;hobi&#8221; =&gt; &#8220;memancing&#8221;</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>),</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 90px;"><strong>array(</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;nama&#8221; =&gt; &#8220;jesica&#8221;,</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;usia&#8221; =&gt; 21,</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 120px;"><strong>&#8220;hobi&#8221; =&gt; &#8220;tidur siang&#8221;</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>)</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>);</strong></p>
<p>Untuk mengakses array multidimensi berikut ini contohnya.</p>
<p><strong>echo $karyawan[0]['nama'];</strong></p>
<p><strong>echo $karyawan[1]['nama'];</strong></p>
<p><strong>echo $karyawan[0]['hobi'];</strong></p>
<p><strong>echo $karyawan[1]['hobi'];</strong></p>
<p>dan seterusnya&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/array-di-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Looping, Perulangan di PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/looping-perulangan-di-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/looping-perulangan-di-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 14:18:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[script php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp1/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Looping atau perulangan digunakan untuk menjalankan suatu statement secara berulang ulang. Di php terdapat beberapa perintah yang bisa digunakan untuk melakukan perulangan atau looping antara lain dengan menggunakan perintah while, do-while, serta perintah for. perintah while bentuk umum while : while(kondisi) { // blok statement } contoh program yang menggunakan while : &#60;?php $x = [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Looping atau perulangan digunakan untuk menjalankan suatu statement secara berulang ulang. Di php terdapat beberapa perintah yang bisa digunakan untuk melakukan perulangan atau looping antara lain dengan menggunakan perintah <strong>while</strong>, <strong>do-while</strong>, serta perintah <strong>for</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-16"></span></p>
<ul>
<li>perintah while</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">bentuk umum while :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>while(kondisi)</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>{</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>// blok statement<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">contoh program yang menggunakan while :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$x = 0;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>while($x != 10)</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>{</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>echo $x;</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>$x++;<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>}<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
<ul>
<li>perintah do-while</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">bentuk umum do-while :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>do</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>{</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>// blok statement<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>while(kondisi)</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">contoh program yang menggunakan do-while :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$x = 0;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>do<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>{</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>echo $x;</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>$x++;<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>while($x != 10)</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
<ul>
<li>perintah for</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">bentuk umum for :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>for(nilai awal; nilai akhir; pertambahan nilai)</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>{</strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>// blok statement<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">contoh program yang menggunakan for :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>for($i = 0; $i &lt;= 10; $i++)</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>{</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>echo &#8220;ayo belajar php&#8221;.&#8221;&lt;br&gt;&#8221;;<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>}<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/looping-perulangan-di-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selection, Seleksi di PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/selection-seleksi-di-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/selection-seleksi-di-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 16:09:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[script php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp1/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya akan membahas tentang seleksi (selection) di php, seleksi berguna untuk membuat alur program, sering juga disebut sebagai flow control. Seleksi di php ada dua jenis yaitu menggunakan if-else dan switch-case, berikut ini penjelasan singkatnya. if-else if-else mempunyai bentuk umum seperti ini : if(kondisi) { // blok statement; } else { // blok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kali ini saya akan membahas tentang <strong>seleksi</strong> (selection) di php, seleksi berguna untuk membuat alur program, sering juga disebut sebagai <em>flow control</em>. Seleksi di php ada dua jenis yaitu menggunakan <strong>if-else</strong> dan <strong>switch-case</strong>, berikut ini penjelasan singkatnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-15"></span></p>
<ul>
<li>if-else</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">if-else mempunyai bentuk umum seperti ini :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>if(kondisi)</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>{ </strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>// blok statement; </strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>else</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>{ </strong></p>
<p style="padding-left: 120px;"><strong>// blok statement; </strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Bisa juga dibuat if-else di dalam if-else lainnya atau sering disebut nested if-else (if-else bersarang), selain itu if juga bisa digunakan tanpa else (if saja). Berikut ini contoh programnya.</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">contoh if saja (tanpa else)</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>$nilai = 83;<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>if($nilai &gt;= 80)</strong></p>
<p style="padding-left: 90px; text-align: justify;"><strong>{ </strong></p>
<p style="padding-left: 120px; text-align: justify;"><strong>echo &#8220;anda mendapat nilai A&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px; text-align: justify;"><strong> }<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>?&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">contoh if-else</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>$nilai = 65;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>if($nilai &lt;= 60)</strong></p>
<p style="padding-left: 90px; text-align: justify;"><strong>{ </strong></p>
<p style="padding-left: 120px; text-align: justify;"><strong>$status = &#8220;tidak lulus&#8221;; </strong></p>
<p style="padding-left: 90px; text-align: justify;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>else</strong></p>
<p style="padding-left: 90px; text-align: justify;"><strong>{ </strong></p>
<p style="padding-left: 120px; text-align: justify;"><strong>$status = &#8220;lulus&#8221;; </strong></p>
<p style="padding-left: 90px; text-align: justify;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>echo $status;<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>?&gt;</strong></p>
<ul>
<li>switch-case</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">switch-case mempunyai bentuk umum seperti ini :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>switch(variabel)</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>{</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>case kondisi ke 1 :</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>statement ke 1;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>break;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>case kondisi ke 2 :</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>statement ke 2;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>break;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>case kondisi ke N :</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>statement ke N;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>break;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>default :</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>statement default;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>break;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">berikut ini contoh program yang menggunakan switch-case :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$negara = &#8220;indonesia&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>switch($negara)</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>{</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>case  &#8220;indonesia&#8221; :<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>$mata_uang = &#8220;rupiah&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>break;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>case  &#8220;jepang&#8221; :<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>$mata_uang = &#8220;yen&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>break;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>case  &#8220;amerika&#8221; :<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>$mata_uang = &#8220;dollar&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>break;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>default :</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>$mata_uang = &#8220;dollar&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>break;<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>}</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>echo $mata_uang;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/selection-seleksi-di-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Variabel, Operator, Konstanta di PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/variabel-operator-konstanta-di-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/variabel-operator-konstanta-di-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 14:57:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[script php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp1/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Penulisan variabel di php selalu diawali dengan tanda dollar ($), misalnya variabel $x, $saya, $info123, dsb. Sama seperti bahasa perl, variabel di php tidak perlu disebutkan tipe datanya terlebih dahulu, yang menentukan tipe data adalah isi dari variabel tersebut. Misalkan ada variabel $bola = 50; berarti variabel tersebut bertipe integer, sedangkan jika $bola = &#8220;bundar&#8221;; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Penulisan variabel di php selalu diawali dengan tanda dollar ($), misalnya variabel $x, $saya, $info123, dsb. Sama seperti bahasa perl, variabel di php tidak perlu disebutkan tipe datanya terlebih dahulu, yang menentukan tipe data adalah isi dari variabel tersebut. Misalkan ada variabel <strong>$bola = 50;</strong> berarti variabel tersebut bertipe integer, sedangkan jika <strong>$bola = &#8220;bundar&#8221;;</strong> berarti variabel tersebut bertipe string.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-14"></span></p>
<h3>Tipe Data</h3>
<p style="text-align: justify;">tipe data standar :</p>
<ul>
<li>Integer &#8211; bilangan bulat</li>
<li>Double &#8211; bilangan pecahan</li>
<li>String &#8211; sekumpulan karakter</li>
<li>Boolean &#8211; bernilai true atau false</li>
<li>Object &#8211; instansiasi dari class</li>
<li>Array &#8211; penampung sekumpulan data yang bertipe sama</li>
</ul>
<p>tipe data khusus :</p>
<ul>
<li>resource &#8211; referensi ke resource pihak ketiga (misalnya database)</li>
<li>NULL &#8211; variabel yang tidak diberi nilai</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<h3>Operator</h3>
<p>operator arithmetic :</p>
<ul>
<li>penambahan +</li>
<li>pengurangan -</li>
<li>pembagian /</li>
<li>perkalian *</li>
<li>modulus %</li>
</ul>
<p>operator pembanding :</p>
<ul>
<li>== membandingkan dua buah value apakah sama</li>
<li>=== membandingkan dua buah value dan tipe data apakah sama</li>
<li>&gt; lebih besar dari</li>
<li>&gt;= lebih besar dari atau sama dengan</li>
<li>&lt;<strong> </strong>kurang dari</li>
<li>&lt;= kurang dari sama dengan</li>
<li>!=<strong> </strong>atau &lt;&gt; tidak sama dengan (value)</li>
<li>!=== tidak sama dengan (value dan tipe data)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<h3>Konstanta</h3>
<p style="text-align: justify;">Konstanta adalah variabel yang tidak bisa diubah valuenya , konstan (tetap). Untuk mendefinisikan sebuah konstanta gunakan perintah define() , berikut contohnya :</p>
<p>define(&#8220;warna&#8221;, &#8220;merah&#8221;);</p>
<p>define(&#8220;ukuran&#8221;, 75);</p>
<p>define(&#8220;harga&#8221;, 500);</p>
<p>lalu bagaimana cara pemanggilan konstanta ? berikut contohnya :</p>
<p><strong>&lt;?php</strong></p>
<p><strong>define(&#8220;panjang&#8221;,  100);</strong></p>
<p><strong>define(&#8220;lebar&#8221;,  180);</strong></p>
<p><strong>$luas = panjang*lebar;<br />
</strong></p>
<p><strong>echo &#8220;luas tanah itu &#8220;.$luas.&#8221; meter&#8221;;</strong></p>
<p><strong>?&gt;</strong></p>
<p>Jika dijalankan hasilnya akan seperti ini :</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-152" title="latihan2" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/latihan2-300x191.jpg" alt="Latihan 2" width="300" height="191" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/variabel-operator-konstanta-di-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar PHP bagian 2</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/belajar-php-bagian-2.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/belajar-php-bagian-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 15:16:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[script php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp1/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan artikel yang sebelumnya, kali ini saya akan membahas mengenai syntax dasar php. Artikel ini dan yang sebelumnya ditujukan bagi anda yang baru mulai belajar php, jadi bagi anda yang sudah mahir harap maklum. Berikut ini beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang syntax php. penulisan kode php Ada beberapa cara penulisan kode php antara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Melanjutkan artikel yang sebelumnya, kali ini saya akan membahas mengenai syntax dasar php. Artikel ini dan yang sebelumnya ditujukan bagi anda yang baru mulai belajar php, jadi bagi anda yang sudah mahir harap maklum. Berikut ini beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang syntax php.</p>
<p><span id="more-13"></span></p>
<ul>
<li>penulisan kode php</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px;">Ada beberapa cara penulisan kode php antara lain :</p>
<p style="padding-left: 60px;">1. tag standar yaitu  <strong>&lt;?php       ?&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">2. tag pendek yaitu <strong>&lt;?              ?&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">3. tag asp yaitu <strong>&lt;%                 %&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">4. tag script yaitu <strong>&lt;script language=&#8221;php&#8221;&gt;&lt;/script&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">contoh :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php   echo &#8220;Halo Web!&#8221;;      ?&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?         echo &#8220;Halo Web!&#8221;;       ?&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">
<p style="padding-left: 60px;"><strong> &lt;%         echo &#8220;Halo Web!&#8221;;     %&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;script language=&#8221;php&#8221;&gt;    echo &#8220;Halo Web!&#8221;;    &lt;/script&gt;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Jika anda ingin menggunakan tag yang kedua dan ketiga (tag pendek dan tag asp) perlu dilakukan setting pada file php.ini (file konfigurasi php). Saya sarankan untuk menggunakan tag yang pertama karena pasti bisa dijalankan di semua settingan php.</p>
<ul>
<li>penulisan variabel di php</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Variabel berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan nilai (value) , variabel di php ditandai dengan tanda dollar ($), contoh :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$aku</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$lingkaran</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$bil_acak</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$x64</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Kemudian untuk memberi nilai (value) ke variabel tersebut gunakan tanda sama  dengan ( = ) seperti berikut ini :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$aku = &#8220;manusia&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>$bil_acak = 23;</strong></p>
<ul>
<li>kode php bersifat case-sensitive</li>
</ul>
<p style="text-align: justify; padding-left: 60px;">Artinya huruf besar dan huruf kecil dianggap berbeda oleh php, jadi misalkan anda mempunyai variabel <strong>$bunga</strong> akan berbeda dengan variabel <strong>$BUNGA</strong>, begitu juga dengan perintah perintah php lainnya, jadi hati hati dalam menuliskan baris kode jika salah maka akan terjadi error.</p>
<ul>
<li>baris perintah selalu diakhiri dengan tanda titik koma ( ; )</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Jika baris perintah tidak diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ) maka akan terjadi error pada program, untuk itu jika suatu saat anda menemui pesan error pastikan bahwa semua baris perintah diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ) . Contohnya :</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>echo &#8220;belajar php&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>echo 2*8/3;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>$angka = 17;<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>$hewan = &#8220;gajah&#8221;;<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>phpinfo();</strong></p>
<ul>
<li>baris komentar</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Hampir semua bahasa pemrograman mempunyai fasilitas untuk memberi komentar, begitu juga dengan php. Ada dua macam penulisan komentar di php yaitu :</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">1. dengan tanda <strong>//</strong><br />
2. dengan tanda <strong>/*  */</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Cara pertama hanya untuk satu baris, sedang cara kedua bisa lebih dari satu baris. Baris komentar digunakan oleh seorang programmer untuk menandai suatu kode program, supaya lebih mudah diingat dan dipelajari. Semua yang ada di baris komentar tidak ikut di ekesekusi oleh php. Berikut ini contohnya :</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>// ini adalah baris komentar</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>/* </strong></p>
<p style="padding-left: 90px; text-align: justify;"><strong>saya senang belajar php</strong></p>
<p style="padding-left: 90px; text-align: justify;"><strong>ini adalah program php buatan saya sendiri</strong></p>
<p style="padding-left: 90px; text-align: justify;"><strong>semoga saya cepat menguasai php </strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>*/</strong></p>
<ul>
<li>perintah echo</li>
</ul>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;">Perintah echo digunakan untuk menampilkan tulisan ke layar (browser), selain echo bisa juga menggunakan perintah print. Baik echo maupun print keduanya bisa dituliskan dengan tanda petik dua ( &#8221; &#8221; ) bisa juga dengan petik satu ( &#8216; &#8216; ). Bedanya tanda petik dua bisa digunakan untuk tulisan terformat sedangkan tanda petik satu hanya bisa menampilkan tulisan apa adanya. Berikut ini contohnya :</p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>echo &#8221; belajar php mudah &#8220;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px; text-align: justify;"><strong>echo &#8216; belajar php mudah &#8216;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;">Anda bisa juga menampilkan tag html dengan perintah echo, seperti ini :</p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>&lt;?php </strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>echo &#8220;&lt;p&gt;ini adalah sebuah paragraf&lt;/p&gt;&lt;br&gt;&#8221;;</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>echo &#8220;&lt;a href=index.php&gt;klik disini&lt;/a&gt;&#8221;;<br />
</strong></p>
<p style="padding-left: 60px;"><strong>?&gt;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/belajar-php-bagian-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar PHP bagian 1</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/belajar-php-bagian-1.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/belajar-php-bagian-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 08:44:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>
		<category><![CDATA[kode php]]></category>
		<category><![CDATA[script php]]></category>
		<category><![CDATA[xampp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp1/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda yang pernah belajar bahasa pemrograman C atau Perl saya yakin anda akan mudah dalam mempelajari PHP, karena syntax PHP sangat mirip dengan bahasa C atau sering disebut sebagai bahasa C-like (mirip C). Ada banyak bahasa C-like lainnya antara lain C++, Perl, Phyton. Sebelum membahas mengenai syntax dari PHP terlebih dahulu kita persiapkan apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bagi anda yang pernah belajar bahasa pemrograman C atau Perl saya yakin anda akan mudah dalam mempelajari PHP, karena syntax PHP sangat mirip dengan bahasa C atau sering disebut sebagai bahasa C-like (mirip C). Ada banyak bahasa C-like lainnya antara lain C++, Perl, Phyton. Sebelum membahas mengenai syntax dari PHP terlebih dahulu kita persiapkan apa saja yang diperlukan untuk menjalankan PHP.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-12"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pertama karena PHP adalah bahasa pemrograman web maka kita butuh sebuah web server untuk mengeksekusi script php. Web server yang populer digunakan adalah apache web server. Lalu yang kedua kita butuh bahasa pemrograman PHP itu sendiri, dan yang ketiga untuk menyimpan data dibutuhkan sebuah database server, database yang paling populer digunakan adalah mysql.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada dua cara untuk mendapatkan ketiganya (Apache, PHP, Mysql) yang pertama dengan cara manual yaitu instalasi ketiganya satu persatu kemudian di setting manual, cara kedua adalah dengan menggunakan software installer seperti Wamp, Xampp, Reactor server, PhpTriad, dan lain sebagainya. Untuk cara manual tidak saya bahas disini karena cukup rumit (akan dibahas di artikel yang lain). Paket installer yang akan saya gunakan disini adalah Xampp karena lengkap dan mudah dipakai.</p>
<h3>Menggunakan Xampp</h3>
<p style="text-align: justify;">Pertama download software Xampp disini (gratis), Xampp tersedia untuk sistem operasi windows, linux, serta mac. Setelah anda mendownload software Xampp, lakukan instalasi di komputer anda, proses instalasinya sama seperti menginstal software biasa jadi saya tidak perlu membahasnya disini. Setelah Xampp terinstal di komputer anda kemudian buka control panelnya seperti berikut ini</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-140" title="xampp Control panel" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/xampp-300x241.jpg" alt="Xampp Control Panel" width="300" height="241" /></p>
<p style="text-align: justify;">Jalankan apache dan mysql dengan menekan tombol start maka akan muncul tulisan &#8220;running&#8221;, untuk menghentikan klik tombol stop. Anda bisa juga menjalankan apache dan mysql sebagai service, artinya setiap kali komputer anda dinyalakan maka otomatis apache dan mysql juga ikut dijalankan. Sekarang untuk mengetes buka web browser dan ketikan localhost pada address bar, maka akan muncul tampilan sebagai berikut</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-141" title="xampp1" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/xampp1-300x237.jpg" alt="Xampp Server" width="300" height="237" /></p>
<h3>Menjalankan script PHP</h3>
<p style="text-align: justify;">Nah sekarang buka direktori xampp, defaultnya c:/xampp/ , lalu buka direktori htdocs dan buatlah direktori baru dengan nama &#8220;tes&#8221; ( c:/xampp/htdocs/tes/ ). direktori htdocs secara default adalah root direktori web server yaitu tempat untuk meletakkan file php, html, termasuk juga file gambar supaya bisa diakses dari browser. Jika tidak diletakkan di htdocs maka file tersebut tidak bisa diakses melalui browser.</p>
<p style="text-align: justify;">Kali ini saya akan coba membuat program php sederhana yang akan menampilkan kata &#8220;selamat belajar php&#8221;. Pertama buka teks editor notepad lalu ketikan script berikut ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&lt;?php</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>echo &#8220;Selamat Belajar PHP&#8221;;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>?&gt;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Simpan dengan nama latihan1.php kemudian letakkan pada direktori &#8220;tes&#8221; (c:/xampp/htdocs/tes/latihan1.php). Selanjutnya buka web browser dengan mengetikkan url <em>localhost/tes/latihan1.php</em> , hasilnya akan seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone size-medium wp-image-143" title="latihan1" src="http://www.kadekbagus.com/wp-content/uploads/2009/01/latihan1-300x184.jpg" alt="Latihan" width="300" height="184" /></p>
<p style="text-align: justify;">selamat anda sudah berhasil membuat program php pertama anda, pada artikel berikutnya saya akan menjelaskan mengenai syntax dasar php.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/belajar-php-bagian-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah PHP</title>
		<link>http://www.kadekbagus.com/sejarah-php.html</link>
		<comments>http://www.kadekbagus.com/sejarah-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 14:12:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[belajar php]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/wp1/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[PHP adalah bahasa pemrograman web yang paling banyak digunakan saat ini, jutaan website telah dibuat menggunakan bahasa pemrograman yang satu ini. Software CMS open source ternama seperti Joomla, WordPress, PHPbb semuanya dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP. Bahkan layanan populer semacam Yahoo pun ternyata codingnya menggunakan PHP. Lalu bagaimana sebenarnya perjalanan PHP hingga mampu menjadi bahasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">PHP adalah bahasa pemrograman web yang paling banyak digunakan saat ini, jutaan website telah dibuat menggunakan bahasa pemrograman yang satu ini. Software CMS open source ternama seperti Joomla, WordPress, PHPbb semuanya dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP. Bahkan layanan populer semacam Yahoo pun ternyata codingnya menggunakan PHP. Lalu bagaimana sebenarnya perjalanan PHP hingga mampu menjadi bahasa pemrograman web yang paling banyak digunakan orang seperti sekarang ini ? berikut sejarah singkatnya</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><span id="more-11"></span></p>
<p style="text-align: justify;">PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995, nama PHP adalah singkatan dari Personal Home Page, karena pada waktu itu Rasmus sedang mengerjakan proyek web pribadinya. Kemudian ia memutuskan untuk menyebarkan PHP beserta source codenya ke internet dengan tujuan supaya orang lain dapat mempelajari, memperbaiki bugs serta meningkatkan kemampuannya. Release pertama ini diberi nama PHP/FI, dari kata Personal Home Page/Forms Interpreter. Syntax PHP/FI sangat mirip dengan bahasa Perl dan C. Kemudian pada tahun 1997 di release versi kedua yaitu PHP/FI 2.0. Pada versi kedua ini diperkirakan ribuan orang sudah menggunakannya, tercatat sekitar 50.000 domain menggunakan PHP/FI 2.0 ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Versi ketiga diberi nama PHP 3.0 dibuat oleh Rasmus Lerdorf, Andi Gutmans dan Zeev Suraski pada tahun 1998. Kali ini nama PHP diambil dari rekursif kata <strong>P</strong>hp <strong>H</strong>ypertext <strong>P</strong>rocessor (penamaan yang kurang bagus menurut saya). Banyak fitur fitur baru yang ditambahkan pada versi ketiga ini antara lain mensupport banyak database, syntax yang lebih konsisten dan powerful. PHP 3.0 diperkirakan digunakan oleh sekitar 10 ribu user diseluruh dunia dan menguasai 10% web server dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">PHP 4.0 release secara resmi pada tahun 2000 (2 tahun setelah PHP 3.0) dengan engine baru yang diberi nama Zend engine (Zend dari nama depan Zeev dan Andi). PHP 4.0 dilengkapi dengan fitur fitur baru seperti lebih banyak mensupport web server, PEAR, HTTP sessions, Object Oriented yang lebih baik, dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Versi terakhir adalah PHP 5.0 yang di keluarkan pada tahun 2004 dengan engine Zend 2.0 , pada versi kelima ini bisa dikatakan PHP adalah bahasa pemrograman web yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia, terbukti dengan banyaknya web hosting yang mensupport PHP serta dominasi software CMS open source yang berbasis PHP.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kadekbagus.com/sejarah-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

